Mata kuliah Manajemen Risiko ini disusun dalam 16 pertemuan yang bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan risiko dalam organisasi. Pada Pertemuan 1, mahasiswa akan diperkenalkan pada konsep dasar manajemen risiko, termasuk definisi dan jenis-jenis risiko. Pertemuan 2 melanjutkan dengan pembahasan kerangka kerja manajemen risiko seperti ISO 31000. Pertemuan 3 membahas teknik identifikasi risiko dengan analisis SWOT, sedangkan Pertemuan 4 fokus pada analisis PESTLE untuk mengidentifikasi faktor eksternal yang memengaruhi organisasi. Pertemuan 5 memperkenalkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam penilaian risiko, dan Pertemuan 6 akan mengajarkan penggunaan alat analisis risiko seperti matriks risiko. Pertemuan 7 diisi dengan kuis untuk menguji pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah dibahas. Pertemuan 8 adalah Ujian Tengah Semester (UTS) yang mengukur pemahaman dan aplikasi konsep-konsep manajemen risiko. Pertemuan 9 berfokus pada strategi mitigasi risiko, diikuti dengan Pertemuan 10 yang membahas implementasi dan penyesuaian rencana mitigasi. Pertemuan 11 mengkaji risiko residual dan manajemennya, sementara Pertemuan 12 membahas teknik pemantauan dan pelaporan risiko. Pertemuan 13 akan membahas penerapan manajemen risiko di berbagai sektor industri dengan studi kasus, dan Pertemuan 14 akan membahas manajemen risiko dalam situasi krisis dan bencana. Pertemuan 15 diisi dengan presentasi kelompok yang mengaplikasikan semua konsep yang telah dipelajari, dan Pertemuan 16 ditutup dengan Ujian Akhir Semester (UAS) yang menilai kemampuan mahasiswa dalam merancang strategi manajemen risiko yang efektif.